ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Update News

Minggu Depan 6 Kades di Halsel Ditetapkan Tersangka

Jumat , 03 Januari 2020 | 20:18
Minggu Depan 6 Kades  di Halsel Ditetapkan Tersangka
Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan IPTU Dwi Gastimur Wanto. (Foto: Istimewa)

LABUHA, ARAHDESA.COM - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan, Bustamin Soleman   mangkir dari panggilan polisi terkait pemeriksaan sebagai pemberi keterangan dugaan kasus korupsi 6 Desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat (3/1/2020).

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan IPTU Dwi Gastimur Wanto. Dia mengatakan pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada Kadis DPMD Halsel Bustamin Soleman, pada Jumat (3/1/2020) hari ini, namun Kadis DPMD tak kunjung datang memenuhi panggilan Polisi

“Kami rencana hari ini melakukan pemeriksaan kepada Kadis DPMD Halsel untuk memberikan keterangan apakah 6 Desa telah melakukan pencairan Dana Desa di beberapa bulan kemarin ataukah tidak?, sayangnya Kadis tidak hadir,"pungkasnya.

Sebelumnya Polisi juga telah melakukan pemeriksaan di Dinas Keuangan sebagai bukti tambahan kasus dugaan korupsi 6 Desa itu. Kasat Reskrim juga mengatakan bahwa Minggu depan 6 Kepala Desa tersebut bakal ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

Meskipun demikian, Kasat Reskrim Polres Halsel tidak menyebutkan secara rinci alokasi dana Desa manakah yang di salah gunakan 6 Desa itu sehingga menjadi sebuah kasus yang merugikan negara hingga miliaran rupiah. Enam Desa itu adalah Desa Yaba, Desa Indari, Desa Wiring, Desa Jojame, Desa Kukupang dan Desa Bisui.

“Saya bisa merincikan secara pasti namun 1 Desa kira-kira Rp.300juta diduga salahgunakan, dan Insyallah minggu depan kita akan penuhi semua unsur bukti, dan langsung ditetapkan tersangka," tutur Kasat Reskrim Polres Halsel.

Laporan: Apriyanto Daud

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR