ARAH KITA | ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | SCHOLAE

Update News

Ritual Agung Briyang, Tradisi Sakral Usir Roh Jahat di Desa Sidetapa

Kamis , 08 Oktober 2020 | 13:30
Ritual Agung Briyang, Tradisi Sakral Usir Roh Jahat di Desa Sidetapa
Ritual suci yang dinamakan Agung Briyang yang bermaksud untuk mengusir berbagai roh jahat. (bobiputa bloger)

DESA Sidetapa ialah Desa Bali aga atau desa tua di Bali yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 75 masehi dengan penduduk pendatang yang berasal dari Sektor Daerah Batur dari Daerah Dauh Toro Ireng dan Daerah Jawa pengikut Rsi Markandea.

Penduduk Desa Sidetapa sendiri ketika itu terdiri dari 3 kelompok yakni Kelompok yang menamakan dirinya warga Pasek yang mendiami wilayah Leked, Kelompok yang menamakan dirinya warga Patih yang mendiami wilayah Desa Kunyit, Kelompok yang menamakan dirinya warga Batur yang mendiami wilayah Sekarung.

Ritual Agung Briyang
Penduduk di desa ini sering mengadakan ritual suci yang dinamakan Agung Briyang yang bermaksud untuk mengusir berbagai roh jahat. Ritual ini biasanya diadakan setiap tiga tahun sekali dimana para pesertanya yang lelaki menggunakan kostum tradisional terbaik, sedangkan perempuan membawa persembahan besar yang disimpan diatas kepada mereka.

Ritual Briyang Agung, yang merayakan kunjungan para dewa untuk peringatan berdirinya candi utama desa mereka, biasanya dilaksanakan pada Purnamaning Kedasa, Bulan Penuh dalam bulan kesepuluh dari kalender Hindu Bali. “Inti dari ritual tersebut adalah untuk berdoa kepada Sang Pencipta dan menyambut para dewa, sementara pada saat yang sama melawan roh-roh jahat,” menurut seorang pemimpin Sidetapa.

Rumah Unik
Selain itu, ada yang menarik untuk diperhatikan dengan seksama ketika berkunjung ke Desa Sidetapa ini yakni bentuk rumahnya yang berpola persegi panjang dimana terbagi menjadi tiga bagian yakni Jeroan, Jaba Tengah, dan Bencingah. Ketiga bagian tersebut disekat dengan tembok kayu yang berpintukan kayu juga. didalam sendiri terdiri dari beberapa sekatan kecil untuk tempat suci. Sementara di Jaba Tengah merupakan tempat suci untuk para leluhur, dapur, dan ruang tinggal serta ruang pintu masuk menuju rumah.

 

 

 

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR